;>

Cari Info Loker

Custom Search

3 Modus Penipuan Berkedok Info Lowongan Kerja

Seiring berkembangnya teknologi informasi terutama di Indonesia mendesak kita yang ingin mencari kerja meng upgrade diri kita agar mampu bersaing dalam mencari kerja sesuai dengan yang kita inginkan. Namun dengan semakin berkembangnya teknologi khusunya dalam dunia kerja membuat beberapa oknum memanfaatkan keadaan ini, dengan tingginya angka pengangguran yang ada di Indonesia semakin membuat oknum penipuan yang mengatasnamakan lowongan kerja makin leluasa menjalankan aksinya untuk meraup keuntungan.
Adapun beberapa modus yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan dari pencari kerja sebagai berikut :

1. Penipuan melalui Email
Membuat info loker palsu mengatasnamakan perusahaan besar seperti PT.Pertamina, PT.Pusri, PT.Bukit Asam dan masih banyak lagi. Adapun metode yang digunakan sebenarnya sudah banyak diketahui oleh pencari kerja namun untuk lulusan baru yang baru masuk dunia kerja banyak yang masih tertipu dengan metode ini dikarenakan minimnya informasi yang didapat atau kurang aktifnya dalam mencari informasi di Internet mengenai "Penipuan mengatasnamakan lowongan kerja". Yang paling umum dalam metode penipuan seperti ini adalah mereka membuat info lowongan kerja dan memberi arahan mengirim lamaran via Email (dengan domain gratis dari gmail atau yahoo) dan kemudian oknum penipu tersebut melakukan share ke sosial media dan kemudian dishare kembali oleh orang yang tidak tahu kalau dia telah menshare info lowongan kerja palsu dan semakin banyak yang share semakin pula yang tertipu.
Berikut contoh Email penipuan tersebut yang saya kumpulkan dari berbagai sumber dan saya test sendiri untuk membuktikan.

Dari gambar diatas lihat Nomor 1 mereka membuat nama emailnya seperti email resmi (recruitment@samator.com) padahal email aslinya adalah lihat Nomor 2 (smtg.samator@gmail.com). Dari gambar diatas sudah dipastikan jika itu penipuan dan yang paling mudah diketahui kalau itu penipuan adalah mereka tidak pernah membuat isi Email, mereka hanya membuat subject email dari sini kita bisa dengan mudah bisa mengetahui kalau itu penipuan karena perusahaan jika mengirim undangan seleksi tidak pernah mengirim email kosong.
Berikut penipuan lagi masih melalui Email namun dengan metode berbayar mereka membeli domain dan membuat seolah-olah itu Email resmi.
Dari gambar diatas dapat dilihat oknum penipu menggunakan Email dengan domain (@sungaibudi.com) yang mana Sungai Budi Group tidak pernah merekrut melalui Email.

2. Penipuan melalui pendaftaran online
Seperti yang saya jelaskan diawal semakin berkembangnya teknologi semakin banyak orang pintar dan semakin banyak para oknum penipuan mengatasnamakan lowongan kerja, kali ini mereka menggunakan modus pendaftaran online dengan membuat domain hampir mirip dan dengan modal (bukan gratis).
Berikut penipu yang mengatasnamakan Info loker Perum Peruri yang merupakan salah satu BUMN terbesar di Indonesia dengan membuat web mirip seperti web resmi Perum Peruri dan menyuruh pencari kerja mendaftar melalui form yang telah mereka persiapkan sedemikian rupa agar pencari kerja tidak curiga dengan metode penipuan yang mereka gunakan berikut web penipu (recruitment-perumperuri.com) dan berikut merupakan web resmi Perum Peruri (http://peruri.co.id). Kalau kita lihat sekilas web penipu tersebut sulit untuk diketahui kalau itu penipuan karena mereka telah menggukan domain berbayar dan juga telah mendesian web mereka dengan begitu rapi, namun seperti yang kita tahu tidak ada manusia yang sempurna apalagi dalam modus penipuan dengan metode apapun masih bisa diketahui kalau itu penipuan.
Berikut cara saya melihat kalau web itu penipuan untuk jelasnya lihat gambar dibawah ini :
Dari gambar diatas sudah dipastikan kalau oknum penipu tersebut belum mengubah beberapa link yang ada di web tersebut dan setelah diselidiki ternyata mereka hanya mengupdate BLOGSPOT ke domain COM dan sudah jelas kalau itu penipuan.

3. Penipu berkedok CALO/Pihak Ketiga
Metode ini semakin hari semakin banyak bertebaran mulai di beberapa forum hingga masuk ke group-group lowongan kerja. Aksi mereka memanfaatkan kelemahan dan kebutuhan pencari kerja yang ingin menghalalkan segala cari demi mendapat pekerjaan disamping itu mungkin sudah telalu lama menganggur atau mungkin desakan dari pihak keluarga yang sudah bosan melihat anak/saudaranya menganggur dan akhirnya membuat pencari kerja itu frustrasi yang akhirnya berpikir apapun caranya halal mau haram yang penting bisa bekerja. Disinilah oknum penipu mudah merayu pencari kerja dan akhirnya penipuan pun di mulai dengan alur kurang lebih seperti berikut :
CALO/Pihak Ketika (Penipu) membuat postingan loker yang minta dihubungi via telpon/bbm untuk jelasnya dan menjanjikan gaji yang besar kemudian pencari kerja menghubungi dan dimulailah percakapan antara si penipu dengan calon korban (pencari kerja) dan kemudian terjadilah kesepakatan antara kedua belah pihak dan akhirnya korban menyerahkan uang.
contoh penipu minta dibayar 5jt namun korban hanya punya 2jt kemudian si pelaku bilang tidak apa apa nanti dipotong saya dari gaji kalau sudah diterima kerja dan mendapat gaji. Kemudian si korban pun mengamini hal itu dan menyerahkan uangnya sebesar 2jt dan selang beberapa hari sesuai perjanjian pelaku menghilang dan nomor telponnya sudah tidak aktif (Modus ini yang sering dipakai) dan akhirnya korban pun semakin frustrasi yang awalnya senang akan bekerja ternyata di tipu.
Note : untuk kasus ini saya harapkan jangan sampai terjadi karena walau si calo itu benar apakah gaji yang kalian terima atau makan dengan cara yang tidak benar akan menjadi berkah ? coba kalian renungkan apakah itu sudah tepat ? semua tergantung pada kalian.

Berikut beberapa tips untuk menghindari penipuan :
1. Untuk kasus Nomor 1 : perusahaan besar tidak pernah menggunakan domain gratisan untuk membuka lowongan kerja pasti ada contoh : misal perusahaan adi adu emailnya paling @adiadu.com atau @adiadu.co.id

2. Untuk kasus Nomor 2 : untuk kasus ini agak sedikit sulit karena kita sebagai pencari kerja harus teliti, cara yang paling praktis adalah menghubungi nomor telpon resmi perusahaan yang sedang membuka lowongan kerja dan menanyakan tentang kebenaran info loker tersebut (Nomor telpon seluruh perusahaan bisa di cek di goole)

3. Untuk kasus Nomor 3 : untuk kasus ini ingatlah rejeki itu sudah ada yang atur asal kita ada usaha, berdoa dan ada kemampuan insyaallah pasti ada rejeki dalam bentuk pekerjaan untuk kita. Namun apabila kita sudah mempunyai niat seperti itu yakinlah semua pintu rejeki untuk pekerjaan akan perlahan-lahan tertutup karena kalian tidak percaya bahwa ALLAH S.W.T lah yang menentukan jodoh, rejeki dan maut

Dari penjelasan diatas saya harap kita sebagai pencari kerja lebih teliti dan terus meng upgrade kemampuan kita khususnya dibidang komputerisasi karena dengan era modern seperti ini kalau tidak meng upgrade kemampuan kita akan ketinggalan. Saya mohon maaf jika penjelasan yang saya lakukan berbelit-belit dan rumit namun inilah cara penjelasan saya lebih dan kurang saya mohon maaf.

Keep Calm & Keep Spipir ^-^

Regards,

Job Hunter
0 Komentar untuk "3 Modus Penipuan Berkedok Info Lowongan Kerja"

Back To Top